Brokoli

Nama Tanaman
:
Brokoli
Nama Ilmiah (Spesies)
:
Brassica oleracea var. italica
Dataran
:
Rendah – Tinggi
Waktu Panen
:
60 – 95 (Hari Setelah Tanam)
Nama Inggris
:
Broccoli

Deskripsi Produk

Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.
Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli paling mirip dengan kembang kol, namun brokoli berwarna hijau, sedangkan kembang kol putih.
Cara menanam brokoli adalah disemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Masa panen adalah 50- 95 hari (tergantung varietas).
Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.

Kandungan Gizi

Dalam 100 gram brokoli mentah terdapat kandungan gizi sebagai berikut :

Energi Makanan : 34 kkal Vitamin A : 31 μg
Karbohidrat (Total) : 6,64 g Vitamin C : 89,2 mg
Protein : 2,82 g Vitamin E (α-tokoferol) : 0,78 mg
Serat : 2,6 g Vitamin K (filokuinon) : 101,6 μg
Kalium : 316 mg Tiamina (vitamin B1) : 0,071 mg
Fosfor : 66 mg Riboflavin (vitamin B2) : 0,117 mg
Kalsium : 47 mg Niasin (Vitamin B3) : 0,639 mg
Magnesium : 21 mg Asam pantotenat (Vitamin B5) : 0,573 mg
Kolina : 19 mg Vitamin B6 (Piridoksina) : 0,175 mg
Selenium : 2,5 μg Folat Total (Vitamin B9) : 63 μg
Zat Besi : 0,73 mg
Zinc : 0,41 mg
Mangan : 0,210 mg

Sumber : USDA

Manfaat Brokoli

Mengonsumsi “Brokoli, mentah” secara teratur sesuai AKG (Angka Kecukupan Gizi) atau sesuai kebutuhan gizi per hari dari Kemenkes RI, bermanfaat untuk kesehatan seperti berikut  :

  1. Dalam sayuran brokoli mengandung cukup tinggi Vitamin B6, Riboflavin (B2), Folat (B12), dan kalium, sehingga brokoli bisa meingkatkan produksi hemoglobin, mengatasi dan mencegah terjadinya anemia, membantu produksi sel darah merah, dan juga dapat mencegah resiko hipertensi.
  2. Menyehatkan kulit, meremajakan kulit, mencegah penuaan dini dan menurunkan resiko rmabut rontok, hal ini karena brokoli cukup tinggi mengandung air, β-karoten, riboflavin, vitamin A dan vitamin E.
  3. Pada ibu yang sedang hamil brokoli bermanfaat untuk menunjang kesehatan ibu hamil, meredakan mual saat hamil, membantu perkembangan janin, dan mencegah terjadinya pre-eklamasi pada ibu hamil. Hal ini di karenakan pada brokoli cukup tinggi mengandung kolina, vitamin A, Vitamin E, Vitamin K, Riboflavin, Vitamin B6, dan Asam Folat.
  4. Mengkonsumsi brokoli secara teratur juga dapat memberikan mafaat nerologis, kemudian meminimalkan terjadinya stres, dan juga bermanfaat untuk menopang fungsi kognitif (kemampuan berfikir). Hal ini di keranakan dalam brokoli cukup tinggi mengandung kalium, selenium, kolina, Vitmamin B5 (Pantotenat), Vitamin B6, Vitamin E dan Vitamin K.
  5. Pada agian sistem rangka, mengkonsumsi brokoli juga berperan untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang, mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang, dan membantu mencegah resiko osteoporosis. Hal ini manfaat dari cukup tingginya kandungan Vitamin K, Kalium, Vitamin A, Vitamin K, dan Vitamin B5 (Pantotenat).
  6. Brokoli juga bertindak sebagai antioksidan, sehingga dapat menjaga dan meningkatkan sistem imun, dan membantu menangkal berbagai radikal bebas yang bisa menimbulkan kerusakan oksidatif di dalam tubuh. Hal ini karean brokoli cukup tinggi mengandung β-karoten, α-karoten, lutein + zeaksantin, Selenium, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B5, dan Vitain B12.

Cara Konsumsi Brokoli

Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Cara terbaik dalam mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Merebus brokoli akan menghilangkan sekitar 50 % asam folat yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, jika ingin mengolah brokoli dengan cara direbus, sebaiknya brokoli tidak direbus terlalu lama, kira-kira tidak lebih dari 5 menit.

Business Inquiry?

Kami menyediakan produk untuk B to B dalam negeri maupun ekspor.

Email
Whatsapp
2020-09-04T09:22:37+00:00
ArabicEnglishIndonesian